Rabu, 29 Agustus 2018

9 Alasan Kawah Ijen Harus Dikunjungi Paling Tidak Sekali Seumur Hidup



Wisata Kawah Ijen di Jawa Timur masih ramai dibicarakan di sosial media dan masih menjadi favorit para traveler. Di ujung timur Pulau Jawa tepatnya di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso, kamu bisa memulai perjalanan yang tak akan terlupakan seumur hidupmu!
Berikut adalah 9 alasan Kawah Ijen harus kamu kunjungi paling tidak sekali seumur hidup.

1. Melihat fenomena api biru yang hanya ada di Ijen

kawah ijen

Fenomena blue fire ini konon katanya hanya ada di sini. Tak heran, bukan hanya para traveler saja yang berkunjung ke sana, melainkan juga para ahli geologi maupun peneliti, banyak yang mengunjunginya. Setiap saat, banyak turis lokal maupun internasional yang penasaran dengan fenomena api biru ini.
Waktu yang paling tepat untuk melihat keindahan api biru yang menyala-nyala adalah dini hari. Waktu pendakian dari Pos Paltuding kurang lebih 3-4 jam. Jika kamu mendaki pada dini hari, maka bukan hanya blue fire yang kamu dapat, melainkan juga keindahan sunrise yang epik dari puncak Ijen.

2. Ijen adalah gunung berapi aktif

kawah ijen

Yang perlu diketahui adalah Ijen masih merupakan gunung berapi aktif. Secara administratif, Kawasan ini berada dalam dua wilayah kabupaten yaitu Banyuwangi dan Bondowoso. Kawah ini berada di atas ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari Gunung Ijen, salah satu gunung berapi yang masih aktif di Pulau Jawa.

3. Pemandangannya aduhai, tapi hati-hati dengan gas belerang!

harga-tiket-masuk-ijen

Kawasan Ijen seringkali ditutup karena kandungan belerang yang terlalu tinggi yang dapat membahayakan para traveler maupun penambang di kawasan tersebut. Kawasan Ijen dapat sewaktu-waktu ditutup ketika kamu bahkan sudah sampai di sana.
Para pengelola benar-benar memperhatikan keselamatan pengunjung dan penambang yang melakukan aktivitas di sana. Ketika kamu sudah memasuki area kawah pun, asap belerang dengan kadar tinggi bisa-bisa menghampirimu. Jika tidak kuat, baunya yang menyengat bukan hanya membuatmu batuk-batuk dan pusing, melainkan juga pingsan bahkan meninggal dunia.

4. Nah, karena di Ijen ada gas belerang, di sini kamu bisa menjajal perlengkapan keselamatan yang tak sekadar penutup hidung

kawah ijen

Untuk menghindari asap beracun yang sewaktu-waktu dapat menghampiri, para pengunjung disarankan untuk menggunakan masker yang dilengkapi dengan penyaring udara. Biasanya masker tersebut bisa kamu sewa saat di pos atau sudah disediakan oleh pemandu jika kamu menyewa pemandu wisata.
Namun sayangnya, banyak traveler yang tak mengindahkan penggunaan masker tersebut, dan hanya menggunakan masker kain ala kadarnya. Padahal jika terlalu lama terpapar, asap belarang sangat tidak baik untuk tubuhmu, dan secara tidak sadara, bibir akan terasa pahit karena asap belarang tidak tersaring.

5. Traveling adalah tentang pembelajaran. Di sini kamu bisa berguru dari para penambang belerang

kawah ijen

Jika kamu mau membuka diri dan tak hanya berfoto-foto saat berada di tempat wisata, dijamin wawasanmu akan bertambah luas. Karena tempat baru, orang-orang baru, selalu memberikan perspektif berbeda dalam hidup.
Ketika bertemu dengan para penambang belerang di Kawasan Ijen, jika tak sedang sibuk, mereka tak sungkan untuk berbagi cerita, mulai dari turis yang menyebalkan, cerita hidup mereka yang setiap hari bertaruh nyawa, atau yang menyenangkan, mendengar mereka bercakap dalam bahasa lokal.

6. Mencoba mengangkat beban berat yang dipikul penambang

kawah ijen

Beban berat yang dipikul oleh penambang di Kawasan Ijen mencapai 80 hingga 100 kg. Kadang, penambang-penambang yang masih merasa kuat staminanya mampu mengangkat beban yang lebih berat daripada itu.
Beban berat yang setiap hari dipikul penambang, membuat pundak penambang berubah bentuk menjadi lebih melengkung. Jika beruntung dan mampu bercakap akrab dengan penambang, kamu akan diperbolehkan mencoba untuk mengangkat beban hasil tambang. Mereka masih bisa santai mengangkatnya, namun orang awam? Bisa jadi langsung terjatuh atau tak mampu mengangkatnya sama sekali.

7. Kamu akan melihat kenyataan, bahwa (masih ada) penambang belerang yang belum sejahtera

kawah ijen

Setiap harinya, seorang penambang mampu bolak-balik menuju kawasan tambang hingga 3 kali. Namun penambang yang sudah tidak muda lagi, kebanyakan hanya mampu sekali naik dan turun. Yang bikin miris, harga per kilogram hasil tambangnya masih sangat rendah. Dalam sehari, penambang hanya mampu membawa pulang uang beberapa puluh ribu saja, itu pun dengan bertaruh nyawa.

8. Ini yang paling utama: bersua dengan kawah hijau tosca yang instagramable!

kawah ijen

Terlepas dari problematika yang setiap hari dihadapi para enambang di kawasan Ijen, bagi kamu yang ingin traveling ke sana, maka kamu akan menemukan pemandangan spektakuler kombinasi antara danau kawah ijen yang berwarna tosca, panjangnya jalur pendakian, dan pemandangan asap belerang yang selalu mengepul ke langit.
Foto-foto dengan latar belakang kawah ijen dan asap belerangnya sangat instagramable dan menjadi menu wajib yang harus kamu lakukan jika berkunjung ke sana.

9. Menjajal rute sejauh 3 km menuju kawah

kawah Ijen

Dari pos terakhis sebelum memasuki gerbang menuju puncak Ijen, kamu akan langsung dihapkan dengan trek yang naik. Jaraknya kurang lebih 2 km, dengan kontur yang terus naik dan sedikit berpasir dan kerikil. Setelah sampai di puncaknya, kamu bisa menuruni kawah menuju ke bibir danau dengan jarak kurang lebih 1 km menurun dengan jalur batuan yang cukup curam.
Saat menyusuri jalur ini, kamu akan sering berpapasan dengan penambang belerang. Jangan menghalangi jalur penambang belarang untuk lewat, karena sejatinya jalur yang kamu lalui memang untuk mereka. Jadilah ‘tamu’ yang baik di setiap destinasi wisata yang kita kunjungi.
1. Lokasi Kawah Ijen Kawah Gunung Ijen, terletak di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Wisatawan pun bisa memilih titik landasan terdekatnya. Bila menggunakan pesawat, maka bisa memilih tujuan penerbangan ke Banyuwangi, Malang, dan Surabaya. Setelah itu bisa lanjut menggunakan kendaraan umum atau pun menyewa. 2. Bisa Melihat Blue Fire Salah satu tujuan wisatawan datang ke Kawah Ijen adalah ingin melihat semburan api bewarna biru (blue fire). Bila ingin melihat blue fire tentu Anda harus mendaki terlebih dahulu. Ketinggian kawah berada sekitar 2.443 meter dari permukaan laut. Perlu di ketahui, semburan api biru di Ijen adalah salah satunya dari dua lokasi di dunia selain Eslandia. 3. Waktu Terbaik Melihat Blue Fire Wisatawan tidak bisa melihat blue fire sepanjang waktu. Ada waktu-waktu tertentu untuk menyaksikan keindahannya. Ada pun waktunya adalah sekitar pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB. Petambang sedang mengambil belerang di Kawah Ijen, Jawa Timur. Petambang sedang mengambil belerang di Kawah Ijen, Jawa Timur.(KOMPAS/HARRY SUSILO) 4. Penambang di Dasar Kawah Tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi Anda juga bisa menyaksikan kegiatan dari para penambang di sana. Para penambang tersebut biasanya turun ke dasar kawah untuk mengumpulkan bongkahan belerang. Setelah mendapatkannya mereka bawa dan ditampung di puncak gunung. Perlu diketahui, para penambang begitu memiliki keberanian dan melakukannya dengan cara konvensional, hanya mengandalkan tenaga dari tubuhnya. 5. Indahnya Matahari Terbit di Kawah Ijen Momen yang bisa Anda dapatkan di sana adalah indahnya proses matahari terbit di Gunung Ijen. Dari gunung ini juga wisatawan bisa melihat indahnya pesona gunung di daerah lain seperti dari timur Kawah Ijen terlihat puncak Gunung Merapi di Yogyakarta. Lalu juga gunung-gunung lain seperti puncak Gunung Raung, Gunung Suket, dan Gunung Rante. Kawah Ijen di Banyuwangi, Jatim. Kawah Ijen di Banyuwangi, Jatim.(ARSIP PEMKAB BANYUWANGI) 6. Spot Instagramable Tidak hanya indah dipandang dengan mata telanjang, tetapi Kawah Ijen juga bisa menjadi spot yang instagramable. Apalagi jika Anda berkesempatan untuk melihat blue fire, maka bisa Anda abadikan melalui foto. Selain itu juga Anda bisa berfoto saat pendakian, juga foto dengan latar indahnya danau atau Kawah Ijen saat pagi hari. 7. Terdapat Taksi Manusia Salah satu yang bisa Anda temukan di Kawah Ijen adalah taksi atau ojek manusia. Bukan menggunakan mesin, melainkan ini merupakan alat transportasi yang terbuat dari gerobak. Nantinya akan didorong oleh seseorang yang biasanya adalah penambang di sana, dan bisa ditumpangi oleh wisatawan dengan tarif yang diberikan. 8. Terdapat Homestay Tak perlu khawatir untuk berkunjung ke Kawah Ijen, sebab di sana sudah terdapat homestay untuk tempat wisatawan beristirahat. Wisatawan bisa menyewa kamar untuk menunggu mendaki di pagi hari. Biaya kamar per malamnya mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000. Pengojek atau supir supir taksi menunggu wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek atau taksi di sekitar jalur pendakian Gunung Ijen, Jawa Timur (9/9/2017). Pengojek atau supir taksi itu akan mengantarkan wisatawan menggunakan gerobak. Pengojek atau supir supir taksi menunggu wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek atau taksi di sekitar jalur pendakian Gunung Ijen, Jawa Timur (9/9/2017). Pengojek atau supir taksi itu akan mengantarkan wisatawan menggunakan gerobak.(KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO) 9. Rencana Pengadaan Kereta Gantung Untuk mengembangkan pariwisata di Kawah Ijen, pemerintah pusat dan daerah berencana membangun cable car atau kereta gantung di sana. Bupati Azwar Anas berharap kereta gantung ini bisa membantu mereka yang sudah manula untuk tetap bisa menikmati keindahan Gunung Ijen tanpa harus turun ke bagian dasar kawah, sehingga bisa melihat blue fire dari kereta gantung. 10. Wisata Kopi di Kaki Gunung Usai menikmati indahnya pesona Kawah Ijen, Anda bisa menikmati hidangan kopi di Dusun Lerek, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Warga di sana menyebutnya kopi lego, kepanjangan dari Lerek-Gombengsari di mana tempat kopi tersebut tumbuh. Jenis kopinya sendiri adalah robusta. Wisatawan bisa memetik kopi hingga menikmati kopi di tengah perkebunan kopi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhianaasd
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana

0 komentar:

Posting Komentar