Raja Ampat

Salah satu surga yang berada di Indonesia Tercinta ini.

Kawah Ijen

Inilah keindahan Gunung Bromo

Hello

Ingin Berlibur ke Pantai ?

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 29 Agustus 2018

9 Alasan Kawah Ijen Harus Dikunjungi Paling Tidak Sekali Seumur Hidup



Wisata Kawah Ijen di Jawa Timur masih ramai dibicarakan di sosial media dan masih menjadi favorit para traveler. Di ujung timur Pulau Jawa tepatnya di perbatasan antara Banyuwangi dan Bondowoso, kamu bisa memulai perjalanan yang tak akan terlupakan seumur hidupmu!
Berikut adalah 9 alasan Kawah Ijen harus kamu kunjungi paling tidak sekali seumur hidup.

1. Melihat fenomena api biru yang hanya ada di Ijen

kawah ijen

Fenomena blue fire ini konon katanya hanya ada di sini. Tak heran, bukan hanya para traveler saja yang berkunjung ke sana, melainkan juga para ahli geologi maupun peneliti, banyak yang mengunjunginya. Setiap saat, banyak turis lokal maupun internasional yang penasaran dengan fenomena api biru ini.
Waktu yang paling tepat untuk melihat keindahan api biru yang menyala-nyala adalah dini hari. Waktu pendakian dari Pos Paltuding kurang lebih 3-4 jam. Jika kamu mendaki pada dini hari, maka bukan hanya blue fire yang kamu dapat, melainkan juga keindahan sunrise yang epik dari puncak Ijen.

2. Ijen adalah gunung berapi aktif

kawah ijen

Yang perlu diketahui adalah Ijen masih merupakan gunung berapi aktif. Secara administratif, Kawasan ini berada dalam dua wilayah kabupaten yaitu Banyuwangi dan Bondowoso. Kawah ini berada di atas ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut dan merupakan bagian dari Gunung Ijen, salah satu gunung berapi yang masih aktif di Pulau Jawa.

3. Pemandangannya aduhai, tapi hati-hati dengan gas belerang!

harga-tiket-masuk-ijen

Kawasan Ijen seringkali ditutup karena kandungan belerang yang terlalu tinggi yang dapat membahayakan para traveler maupun penambang di kawasan tersebut. Kawasan Ijen dapat sewaktu-waktu ditutup ketika kamu bahkan sudah sampai di sana.
Para pengelola benar-benar memperhatikan keselamatan pengunjung dan penambang yang melakukan aktivitas di sana. Ketika kamu sudah memasuki area kawah pun, asap belerang dengan kadar tinggi bisa-bisa menghampirimu. Jika tidak kuat, baunya yang menyengat bukan hanya membuatmu batuk-batuk dan pusing, melainkan juga pingsan bahkan meninggal dunia.

4. Nah, karena di Ijen ada gas belerang, di sini kamu bisa menjajal perlengkapan keselamatan yang tak sekadar penutup hidung

kawah ijen

Untuk menghindari asap beracun yang sewaktu-waktu dapat menghampiri, para pengunjung disarankan untuk menggunakan masker yang dilengkapi dengan penyaring udara. Biasanya masker tersebut bisa kamu sewa saat di pos atau sudah disediakan oleh pemandu jika kamu menyewa pemandu wisata.
Namun sayangnya, banyak traveler yang tak mengindahkan penggunaan masker tersebut, dan hanya menggunakan masker kain ala kadarnya. Padahal jika terlalu lama terpapar, asap belarang sangat tidak baik untuk tubuhmu, dan secara tidak sadara, bibir akan terasa pahit karena asap belarang tidak tersaring.

5. Traveling adalah tentang pembelajaran. Di sini kamu bisa berguru dari para penambang belerang

kawah ijen

Jika kamu mau membuka diri dan tak hanya berfoto-foto saat berada di tempat wisata, dijamin wawasanmu akan bertambah luas. Karena tempat baru, orang-orang baru, selalu memberikan perspektif berbeda dalam hidup.
Ketika bertemu dengan para penambang belerang di Kawasan Ijen, jika tak sedang sibuk, mereka tak sungkan untuk berbagi cerita, mulai dari turis yang menyebalkan, cerita hidup mereka yang setiap hari bertaruh nyawa, atau yang menyenangkan, mendengar mereka bercakap dalam bahasa lokal.

6. Mencoba mengangkat beban berat yang dipikul penambang

kawah ijen

Beban berat yang dipikul oleh penambang di Kawasan Ijen mencapai 80 hingga 100 kg. Kadang, penambang-penambang yang masih merasa kuat staminanya mampu mengangkat beban yang lebih berat daripada itu.
Beban berat yang setiap hari dipikul penambang, membuat pundak penambang berubah bentuk menjadi lebih melengkung. Jika beruntung dan mampu bercakap akrab dengan penambang, kamu akan diperbolehkan mencoba untuk mengangkat beban hasil tambang. Mereka masih bisa santai mengangkatnya, namun orang awam? Bisa jadi langsung terjatuh atau tak mampu mengangkatnya sama sekali.

7. Kamu akan melihat kenyataan, bahwa (masih ada) penambang belerang yang belum sejahtera

kawah ijen

Setiap harinya, seorang penambang mampu bolak-balik menuju kawasan tambang hingga 3 kali. Namun penambang yang sudah tidak muda lagi, kebanyakan hanya mampu sekali naik dan turun. Yang bikin miris, harga per kilogram hasil tambangnya masih sangat rendah. Dalam sehari, penambang hanya mampu membawa pulang uang beberapa puluh ribu saja, itu pun dengan bertaruh nyawa.

8. Ini yang paling utama: bersua dengan kawah hijau tosca yang instagramable!

kawah ijen

Terlepas dari problematika yang setiap hari dihadapi para enambang di kawasan Ijen, bagi kamu yang ingin traveling ke sana, maka kamu akan menemukan pemandangan spektakuler kombinasi antara danau kawah ijen yang berwarna tosca, panjangnya jalur pendakian, dan pemandangan asap belerang yang selalu mengepul ke langit.
Foto-foto dengan latar belakang kawah ijen dan asap belerangnya sangat instagramable dan menjadi menu wajib yang harus kamu lakukan jika berkunjung ke sana.

9. Menjajal rute sejauh 3 km menuju kawah

kawah Ijen

Dari pos terakhis sebelum memasuki gerbang menuju puncak Ijen, kamu akan langsung dihapkan dengan trek yang naik. Jaraknya kurang lebih 2 km, dengan kontur yang terus naik dan sedikit berpasir dan kerikil. Setelah sampai di puncaknya, kamu bisa menuruni kawah menuju ke bibir danau dengan jarak kurang lebih 1 km menurun dengan jalur batuan yang cukup curam.
Saat menyusuri jalur ini, kamu akan sering berpapasan dengan penambang belerang. Jangan menghalangi jalur penambang belarang untuk lewat, karena sejatinya jalur yang kamu lalui memang untuk mereka. Jadilah ‘tamu’ yang baik di setiap destinasi wisata yang kita kunjungi.
1. Lokasi Kawah Ijen Kawah Gunung Ijen, terletak di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur. Wisatawan pun bisa memilih titik landasan terdekatnya. Bila menggunakan pesawat, maka bisa memilih tujuan penerbangan ke Banyuwangi, Malang, dan Surabaya. Setelah itu bisa lanjut menggunakan kendaraan umum atau pun menyewa. 2. Bisa Melihat Blue Fire Salah satu tujuan wisatawan datang ke Kawah Ijen adalah ingin melihat semburan api bewarna biru (blue fire). Bila ingin melihat blue fire tentu Anda harus mendaki terlebih dahulu. Ketinggian kawah berada sekitar 2.443 meter dari permukaan laut. Perlu di ketahui, semburan api biru di Ijen adalah salah satunya dari dua lokasi di dunia selain Eslandia. 3. Waktu Terbaik Melihat Blue Fire Wisatawan tidak bisa melihat blue fire sepanjang waktu. Ada waktu-waktu tertentu untuk menyaksikan keindahannya. Ada pun waktunya adalah sekitar pukul 02.00 WIB hingga 03.00 WIB. Petambang sedang mengambil belerang di Kawah Ijen, Jawa Timur. Petambang sedang mengambil belerang di Kawah Ijen, Jawa Timur.(KOMPAS/HARRY SUSILO) 4. Penambang di Dasar Kawah Tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi Anda juga bisa menyaksikan kegiatan dari para penambang di sana. Para penambang tersebut biasanya turun ke dasar kawah untuk mengumpulkan bongkahan belerang. Setelah mendapatkannya mereka bawa dan ditampung di puncak gunung. Perlu diketahui, para penambang begitu memiliki keberanian dan melakukannya dengan cara konvensional, hanya mengandalkan tenaga dari tubuhnya. 5. Indahnya Matahari Terbit di Kawah Ijen Momen yang bisa Anda dapatkan di sana adalah indahnya proses matahari terbit di Gunung Ijen. Dari gunung ini juga wisatawan bisa melihat indahnya pesona gunung di daerah lain seperti dari timur Kawah Ijen terlihat puncak Gunung Merapi di Yogyakarta. Lalu juga gunung-gunung lain seperti puncak Gunung Raung, Gunung Suket, dan Gunung Rante. Kawah Ijen di Banyuwangi, Jatim. Kawah Ijen di Banyuwangi, Jatim.(ARSIP PEMKAB BANYUWANGI) 6. Spot Instagramable Tidak hanya indah dipandang dengan mata telanjang, tetapi Kawah Ijen juga bisa menjadi spot yang instagramable. Apalagi jika Anda berkesempatan untuk melihat blue fire, maka bisa Anda abadikan melalui foto. Selain itu juga Anda bisa berfoto saat pendakian, juga foto dengan latar indahnya danau atau Kawah Ijen saat pagi hari. 7. Terdapat Taksi Manusia Salah satu yang bisa Anda temukan di Kawah Ijen adalah taksi atau ojek manusia. Bukan menggunakan mesin, melainkan ini merupakan alat transportasi yang terbuat dari gerobak. Nantinya akan didorong oleh seseorang yang biasanya adalah penambang di sana, dan bisa ditumpangi oleh wisatawan dengan tarif yang diberikan. 8. Terdapat Homestay Tak perlu khawatir untuk berkunjung ke Kawah Ijen, sebab di sana sudah terdapat homestay untuk tempat wisatawan beristirahat. Wisatawan bisa menyewa kamar untuk menunggu mendaki di pagi hari. Biaya kamar per malamnya mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000. Pengojek atau supir supir taksi menunggu wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek atau taksi di sekitar jalur pendakian Gunung Ijen, Jawa Timur (9/9/2017). Pengojek atau supir taksi itu akan mengantarkan wisatawan menggunakan gerobak. Pengojek atau supir supir taksi menunggu wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek atau taksi di sekitar jalur pendakian Gunung Ijen, Jawa Timur (9/9/2017). Pengojek atau supir taksi itu akan mengantarkan wisatawan menggunakan gerobak.(KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO) 9. Rencana Pengadaan Kereta Gantung Untuk mengembangkan pariwisata di Kawah Ijen, pemerintah pusat dan daerah berencana membangun cable car atau kereta gantung di sana. Bupati Azwar Anas berharap kereta gantung ini bisa membantu mereka yang sudah manula untuk tetap bisa menikmati keindahan Gunung Ijen tanpa harus turun ke bagian dasar kawah, sehingga bisa melihat blue fire dari kereta gantung. 10. Wisata Kopi di Kaki Gunung Usai menikmati indahnya pesona Kawah Ijen, Anda bisa menikmati hidangan kopi di Dusun Lerek, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Warga di sana menyebutnya kopi lego, kepanjangan dari Lerek-Gombengsari di mana tempat kopi tersebut tumbuh. Jenis kopinya sendiri adalah robusta. Wisatawan bisa memetik kopi hingga menikmati kopi di tengah perkebunan kopi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhianaasd
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana
Kawah Ijen yang terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan nusantara mau pun wisatawan mancanegara. Kawah ini memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas sekitar 5.466 hektar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikunjungi Menteri, Ini 10 Fakta Menarik Kawah Ijen Banyuwangi", https://travel.kompas.com/read/2018/03/02/144700127/dikunjungi-menteri-ini-10-fakta-menarik-kawah-ijen-banyuwangi.
Penulis : Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Editor : I Made Asdhiana

Raja Ampat Surga Tersembunyi di Indonesia

Sekali Seumur Hidup, Kamu Wajib Mengunjungi Kepulauan Raja Ampat Papua

Featured Image

Wisata Raja Ampat menjadi tempat wisata di Papua yang telah mendunia. Pesona Wisata Kepulauan Raja Ampat telah dibuat dalam film dokumenter yang berjudul “Edis Paradise 3″ dan tayang perdana di Swiss. Film dokumenter yang di sutradarai oleh Avant Premiere ini menunjukan keindahan alam bawah laut Raja Ampat di Papua dan disebut sebagai Amazon Lautan Dunia. Julukan ini terinspirasi karena posisi Raja Ampat yang ada di pusat segitiga karang dunia. Kepulauan Raja Ampat termasuk dalam teritorial Papua Barat, mempunyai gugusan pulau yang tersebar sebanyak 610, namun hanya 35 pulau yang dihuni oleh penduduk.
Diketahui bahwa 75% spesies ikan di seluruh dunia ini ada di perairan Raja Ampat. Perairan Raja Ampat memiliki ekosistem alam yang masih terjaga kelestarian nya. Besarnya nilai strategis alam di Papua menyebabkan wisata kepulauan Raja Ampat di Papua dilindungi dengan undang-undang RI.
Dengan begitu pencegahan berbagai tindakan negatif terhadap ekosistem laut bisa ditangani dengan hukum. Bukan tanpa alasan! Pesona Wisata Raja Ampat telah menjadi fokus wisata dunia sampai saat ini.

1. Kepulauan Raja Ampat



Kepulauan Raja Ampat Papua menawarkan sejumlah objek wisata dan diminati oleh para wisatawan dari mancanegara pada khususnya, yaitu diving. Kegiatan diving (menyelam) dan snorkeling di Raja Ampat memiliki panorama keindahan alam bawah laut yang begitu mempesona, dengan berkumpulnya berbagai jenis spesies ikan dan terumbu karang yang hidup natural. Diving di Raja Ampat. Pernahkah Anda melihat ikan pari manta? Lebar tubuh ikan pari ini bahkan mencapai 2m, mungkin Anda masih bisa melihatnya di perairan Raja Ampat ini.
Terdapat sekitar 1500 spesies ikan, 537 jenis koral, dan 699 makhluk hidup tak bertulang belakang yang bisa Anda temukan di perairan Raja Ampat. Tentunya untuk melakukan diving, Anda akan ditemani oleh seorang ahli diving dan harus menggunakan peralatan menyelam yang lengkap. Jika sebelumnya Anda pernah melakukan diving di tempat lain, mungkin Anda akan merasa takjub terhadap pesona bawah laut Raja Ampat di Papua. Terumbu karang yang ada menjadi tempat sekaligus sumber makanan dari ribuan spesies ikan serta satwa laut lainnya.

2. Keindahan Bawah Laut Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat Papua menawarkan sejumlah objek wisata dan diminati oleh para wisatawan dari mancanegara pada khususnya, yaitu diving. Kegiatan diving (menyelam) dan snorkeling di Raja Ampat memiliki panorama keindahan alam bawah laut yang begitu mempesona, dengan berkumpulnya berbagai jenis spesies ikan dan terumbu karang yang hidup natural. Diving di Raja Ampat. Pernahkah Anda melihat ikan pari manta? Lebar tubuh ikan pari ini bahkan mencapai 2 m, mungkin Anda masih bisa melihatnya di perairan Raja Ampat ini.
Terdapat sekitar 1500 spesies ikan, 537 jenis koral, dan 699 makhluk hidup tak bertulang belakang yang bisa Anda temukan di perairan Raja Ampat. Tentunya untuk melakukan diving, Anda akan ditemani oleh seorang ahli diving dan harus menggunakan peralatan menyelam yang lengkap. Jika sebelumnya Anda pernah melakukan diving di tempat lain, mungkin Anda akan merasa takjub terhadap pesona bawah laut Raja Ampat di Papua. Terumbu karang yang ada menjadi tempat sekaligus sumber makanan dari ribuan spesies ikan serta satwa laut lainnya.

3. Surga Wisata Tersembunyi di Indonesia



Sebagian orang berpendapat bahwa kepulauan Raja Ampat di Papua ini menjadi surga wisata tersembunyi. Raja Ampat mungkin dapat dinobatkan sebagai wisata bawah laut paling mempesona yang ada di Indonesia. Mungkin keindahan alam bawah laut wisata Pulau Weh di Sabang yang bisa di sandingkan dengan Raja Ampat, Aceh.
Advertisement
Uniknya, kedua tempat tersebut memang memiliki kegiatan diving yang paling menarik di dunia, bahkan mendapat atensi yang besar dari wisatawan luar negeri. Ketertarikan warga asing dan jumlah kunjungannya yang meningkat dari waktu ke waktu, membuat kedua tempat wisata di Indonesia ini menjadi begitu populer di dunia internasional. Justru wisatawan dari dalam negeri yang kalah dalam mendatangi tempat wisata tersebut.
Memang faktor biaya menjadi kendala utama yang membuat wisatawan domestik masih sedikit. Melihat kondisi infrastruktur yang kurang memadai serta besarnya biaya transportasi di Papua membuat sebuah tempat wisata ini belum ramai dikunjungi wisatawan Indonesia. Tentunya itu belum termasuk biaya akomodasi dan logistik yang harus dikeluarkan selama ada di Raja Ampat.

4. Objek Wisata Raja Ampat



Diving dan snorkeling menjadi kegiatan wisata Raja Ampat yang paling populer. Namun, perlu diketahui juga tempat wisata di Papua ini memiliki hutan yang cukup lebat, gugusan batu kapur yang berwarna dengan aneka spesies tumbuhan serta sarang penyu di tepi pantai.
Wisatawan kebanyakan memilih berselancar di Raja Ampat karena memiliki ombak laut yang cukup menantang. Pulau di Raja Ampat yang paling banyak dikunjungi adalah Pulau Waiwo, Pulau Wayag, Kepulauan Gam, Pulau Karang, dan Pulau Arborek. Bila Anda ingin melihat Cendrawasih, burung satwa yang menjadi khas Papua bisa ditemukan di Kepulauan Gam. Ada 4 jenis burung cendrawasih yang hidup di Kepulauan Gam tersebut, yaitu cendrawasih besar, cendrawasih kecil, cendrawasih merah, dan cendrawasih belah rotan.
Bila Anda hobi mendaki, coba datang ke Pulau Karang. Di pulau ini Anda bisa mendaki karang dengan tingkat kemiringan hingga 90 derajat. Jika bisa sampai ke atas, Anda akan menemukan panorama keindahan laut Raja Ampat. Dari atas puncak ini, Anda bisa melihat semua gugus pulau hijau yang dikeliling oleh birunya air laut.

5. Rute Transportasi ke Tempat Wisata Raja Ampat



Untuk sampai tempat wisata kepulauan Raja Ampat papua, dengan menggunakan pesawat terbang dari kota Jakarta, berjarak tempuh sekitar 6 jam penerbangan sampai kota Sorong. Biasanya akan transit terlebih dahulu di Makassar atau Manado. Beberapa maskapai dengan jadwal penerbangan menuju Sorong diantaranya; Garuda Indonesia, Pelita Air, Silk Air, dan Merpati. Kemudian, menuju Waisai, ibu kota kepulauan Raja Ampat. Kota Waisai ini berada di Pulau Waigeo, satu dari 4 pulau utama yang ada di Raja Ampat. Pulau besar ini meliputi Pulau Misool, Pulau Batanta, Pulau Salawati, dan Pulau Waigeo.

14 Alasan Mengapa Gunung Rinjani Layak disebut Gunung Bintang 5

Anak-anak gunung pasti setuju kalau Gunung Rinjani itu keren banget! Bisa dibilang, Gunung Rinjani itu gunung wajibnya para pendaki, selain Semeru. Rinjani telah menjadi bagian mimpi-mimpi kecil mereka.
Keeksotisan Gunung Rinjani berhasil menarik orang untuk datang menemui si Dewi Anjani. Tidak cuma pendaki gunung saja yang terhipnotis kecantikan Rinjani, mereka yang awam dalam pendakian pun ikut terpesona mengagumi keindahannya. Lebih membanggakan lagi, magnet Gunung Rinjani sanggup menarik banyak turis asing. Tanya kenapa? Ini alasannya:

1. Rinjani punya Segara Anak yang cantiknya Subhanallah banget


gunung rinjani

Jika Semeru punya Ranu Kumbolo, Rinjani memiliki Segara Anak. Menurut warga setempat, Segara Anak bermakna anak laut. Hal itu karena air danau Segara Anak terlihat kebiru-biruan seperti air laut. Pemandangan alam danau Segara Anak sungguh menakjubkan. Pepohonan rindang, gunung, dan kilau air danau menjadi secuil kenikmatan surga dunia.

2. Eksotisme Segara Anak terlukis di mata uang Rp 10.000

gunung rinjani

Pernah lihat pecahan uang kertas 1000 di atas? Jika kamu kenal Rinjani, kamu pasti tidak asing dengan gambar danau tersebut. Iya benar, itu adalah Danau Segara Anak. Pada tahun 1998, Bank Indonesia menghiasi uang pecahan 1000 rupiah dengan lukisan Danau Segara Anak pada salah satu sisinya.

3. Kawah Gunung Batujari membuat orang terpesona


rinjani

Dari pinggiran danau, kamu bisa melihat kemegahan Gunung Batu Jari. Gunung yang berada di tengah-tengah Danau Segara Anak ini mengeluarkan sulfur dari kawahnya.

4. Rinjani termasuk dalam seven summits gunung di Indonesia

gunung rinjani

Di atas ketinggian 3726 mdpl, Rinjani menjadi gunung tertinggi nomor 3 di Indonesia setelah Gunung Kerinci dan Cartenz. Kamu yang berhasil mencapai puncak Rinjani berhak melihat kaki langit yang luas tanpa batas. Lanskap pemandangan Gunung Batur, Gunung Agung, Gunung Tambora, dan lautan lepas terlihat jelas.
Jika kamu hikerholic, kamu pasti memasukan Rinjani dalam list target pendakian. Karena Rinjani termasuk dalam seven summits gunung Indonesia.

5. Memiliki trek pendakian gunung bintang 5

gunung rinjani

Kamu yang sudah mendaki Rinjani pasti tahu betapa beratnya mendaki Rinjani. Namun, lelahnya mendaki terbayarkan dengan eksotisme bentang alam Rinjani. Rinjani mempunyai hutan hujan pegunungan rendah, savana yang luas dengan edelweis yang cantik, dan hutan hujan pegunungan tinggi. Karena itu jugalah, Rinjani pantas disebut gunung berbintang 5.

6. Rinjani berada di persinggungan garis batas Wallace di mana flora fauna tipe Asia dan Australia bertemu

gunung rinjani

Garis Wallace adalah garis hipotetis atau garis imajiner yang memisahkan wilayah geografis flora dan fauna tipe Asias dan Australias. Di Gunung Rinjanilah flora fauna bertipe Asia bertemu dengan tipe Australia. Kamu bisa bertemu lutung dengan mudah di sana.

7. Ada pemandian air panas alami juga!

gunung rinjani

Tidak perlu menunggu sampai turun gunung baru bisa berendam di tempat pemandian air panas. Rinjani mempunyai pemandian air panas yang alami. Letaknya tidak jauh dari Segara Anak.
Setelah lelah mendaki, mereka bisa berendam di alam terbuka sambil memandangi cantiknya Rinjani. Para pendaki gunung benar-benar dimanjakan. Kurang nikmat apalagi coba?

8. Cuma di Rinjani kita bisa lihat staklaktit Goa Susu dan Goa Payung Mas

Gunung Rinjani

Selain danau, padang savana, dan pemandian air panas, Rinjani juga mempunyai goa! Benar-benar paket keindahan yang lengkap. Hanya dengan mendaki satu gunung kamu bisa menikmati beragam panorama alam. Awesome!

9. Sunset paling cantik di Plawangan Sembalun

gunung rinjani

Ada yang bilang Rinjani itu gunung yang romantis. Bukan karena pernah menjadi lokasi syuting film pendakian abal-abal Romeo Anjani. Tapi, gunung ini memang paling cocok untuk menanti tuan senja bersama pasangan. Plawangan Sembalun menjadi spot tepat untuk merasakan romantisme Rinjani.

10. Padang Savana Sembalun Lawang yang epik banget

gunung rinjani

Desa Sembalun Lawang merupakan titik permulaan pendakian ke puncak gunung. Jika melewati jalur ini, kamu akan melihat pandang rumput yang terbentang luas. Pendaki bisa menikmati luasnya cakrawala di sekitar padang rumput. Di tempat ini juga dapat dilihat bekas jalur aliran lahar dingin.

11. Banyak air terjun yang bisa ditemui di Rinjani dan sekitarnya

gunung rinjani

Pantaslah jika ada yang bilang Rinjani adalah gunung bintang 5. Pendaki bisa dengan mudah menemukan air terjun di Rinjani. Bahkan, terdapat kurang lebih 20 air terjun di kaki Gunung Rinjani.

12. Gunung Rinjani merupakan gunung dengan tata letak terbaik di Asia Tenggara

gunung rinjani

Hebatnya, Gunung Rinjani berhasil menyabet beberapa penghargaan kategori tempat wisata berbasis ekologi dan masyarakat. Penghargaan dunia yang telah diterima Gunung Rinjani yakni World Legacy Award untuk kategori Destination Stewardship dari Conservation International and National Geographic Traveler pada tahun 2004. Pada tahun 2005 TNGR masuk menjadi 3 besar Tourism for Tommorow Award kategori Destination Award dari World Travel & Tourism Council. Sedangkan pada tahun 2007 menjadi finalis Tourism for Tommorow Award. Selain serentetan penghargaan itu, Gunung Rinjani menjadi gunung dengan tata kelola terbaik di Asia Tenggara.

13. Kearifan lokal Rinjani benar-benar terjaga

gunung rinjani

Hubungan warga lokal tidak hanya sebatas nilai ekonomi, lebih dari itu, masyarakat setempat menjalin hubungan apik antara ekologi, spiritual, dan ekonomi. Bahkan, bagi masyarakat sasak, Gunung Rinjani dianggap mempunyai nilai spiritual yang tinggi.
Masyarakat sasak begitu menghormati Gunung Rinjani. Sebagai wujud rasa hormatnya, semua rumah warga setempat menghadap ke arah Gunung Rinjani.

14. Hidup dalam kerukunan umat beragama yang harmonis

gunung rinjani
Upacara Mulam Pakelem untuk keharmonisan alam semeseta.
Gunung Rinjani juga melambangkan perwujudan kerukunan antar umat beragama. Khususnya umat Hindu Lombok dan Islam Watu Telu. Kedua umat tersebut sangat menyakralkan danau Segara Anak. Terkadang, umat Islam Watu Telu berdoa di danau Segara Anak pada saat purnama. Sedangkan bagi umat Hindu, mereka melakukan ritual Mulam Pakelem dengan cara melarungkan persembahan di danau Segara Anak. Ritual ini bertujuan untuk keharmonisan alam semesta.

Selasa, 28 Agustus 2018

Berselancar Di Atas Gelombang Bono, Riau

Indonesia merupakan negara dengan berbagai kekayaan alam yang melimpah. Tidak dapat dipungkiri lagi, kekayaan alam ini telah menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai dunia. Di provinsi Riau, tepatnya di Kuala Kampar, terdapat suatu fenomena alam unik yang menjadi daya tarik wisata. Fenomena alam ini adalah Gelombang Bono - adalah sebutan untuk ombak di Sungai Kampar, Kelurahan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Gelombang ini menjadi favorit bagi para peselancar dari berbagai negara.
Gelombang Bono merupakan peristiwa bertemunya aliran sungai dan laut di muara sungai. Pertemuan ini menghasilkan gelombang dan ombak besar bergulung-gulung dan bergerak dari muara menuju ke arah hulu. Gelombang Bono juga terkenal dengan sebutan Seven Duhul (Gelombang Tujuh Hantu) dikarenakan gelombang yang dihasilkan dapat mencapai tujuh gelombang berurutan dan menciptakan kubah layaknya ombak laut.
Keunikan lainnya adalah, saat air laut bertemu dengan aliran sungai, akan terjadi gelombang tinggi disertai dentuman keras seperti suara halilintar yang diiringi hembusan angin kencang. Gelombang ini mampu mencapai tinggi empat hingga enam meter dengan kecepatan 40 kilometer per jam.
Bagi masyarakat sekitar, selain menjadikan fenomena ini sebagai obyek wisata, mereka juga kerap menggunakan Bono sebagai sarana adu ketangkasan dengan bermain perahu di atasnya. Sampai saat ini, telah banyak orang mencoba serunya berselancar diatas Gelombang Bono, mulai dari peselancar Nasional maupun Internasional. Beberapa peselancar Internasional yang sudah pernah berselancar dengan Gelombang Bono berasal Dari Perancis, Brasil, Inggris, Jerman, Kanada, Belgia, Amerika Serikat, Australia, Singapura.

Keindahan Pulau Komodo


Sebagai salah satu objek wisata andalan Indonesia, Pulau Komodo terletak di ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tepatnya di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sejak tahun 1980, kawasan seluas 1.817 km2 ini dijadikan Taman Nasional oleh Pemerintah Indonesia, yang kemudian diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada 1986. Bersama dua pulau besar lainnya, yakni Pulau Rinca dan Padar, Pulau Komodo dan beberapa pulau kecil di sekitarnya terus dipelihara sebagai habitat asli reptil yang dijuluki “Komodo Dragon” ini. Menyandang nama latin Varanus Komodoensis dan nama lokal “Ora”, kadal raksasa ini menurut cerita dipublikasikan pertama kali pada tahun 1912 di harian nasional Hindia Belanda. Peter A. Ouwens, direktur Museum Zoologi di Bogor adalah orang yang telah mengenalkan komodo kepada dunia lewat papernya itu. Semenjak itu, ekspedisi dan penelitian terhadap spesies langka ini terus dilakukan.
Berkat usaha pemerintah dan masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian Taman Nasional, wisatawan yang datang kini dapat berkunjung dan melihat dari dekat kehidupan reptil purba ini. Dengan panjang tubuh 2-3 meter, komodo dapat memiliki berat hingga 70-100 kilogram. Hewan yang menyukai tempat panas dan kering ini hidup di habitat sabana atau hutan tropis pada ketinggian rendah. Jika malam tiba, komodo bersarang di lubang dengan dalam 1-3 meter sambil menjaga panas tubuhnya di malam hari. Sebagai karnivora yang berada di puncak rantai makanan, mangsa Komodo antara lain kambing, rusa, babi hutan, dan burung. Pada kondisi tertentu, Komodo dapat berperilaku kanibal dengan memangsa Komodo lainnya. Dengan mengandalkan indera penciuman pada lidahnya, komodo dapat mencium bangkai mangsanya hingga sejauh 9 kilometer. Gigitannya yang mengandung bisa dan bakteri yang mematikan, ditambah cakar depannya yang tajam merupakan senjata alaminya. Selain itu, komodo ternyata mampu berlari 20 kilometer per jam dalam jarak yang pendek, memanjat pohon, berenang, bahkan menyelam.
Menikmati wisata Taman Nasional Pulau Komodo dengan mengamati kehidupan komodo dari dekat mungkin belum cukup bagi Anda. Bagi Anda yang hobi dengan olahraga air, Anda dapat mencoba melakukan penyelaman di perairan utara maupun selatan kepulauan ini. Perairan utara merupakan perairan hangat hasil pertemuan arus dari Laut Banda dan Flores. Sebaliknya, perairan selatan menawarkan perairan dingin dari arus Samudera Indonesia. Kombinasi kedua karakter perairan yang berbeda ini menghasilkan ekosistem bawah laut yang kaya. Berbagai macam jenis terumbu karang hidup subur dan menjadi tempat hidup sekian banyak spesies ikan sekaligus penyedia sistem penunjang kehidupan air laut. Banyak penyelam telah menyaksikan kehidupan bawah laut perairan pulau Komodo yang memesona, yang menyimpan berjuta potensi keanekaragaman hayati.

Keindahan Gunung Bromo


Gunung Bromo bukan hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia, tetapi sudah menjadi agenda kunjungan wisata bagi masyarakat dunia. Tidak pernah sepi dari kunjungan para turis, bahkan mereka betah berhari-hari tinggal disana.
Meniti tangga menuju puncak Gunung Bromo untuk menyaksikan terbitnya matahari bukan suatu hal yang terlalu berlebihan. Namun bermain-main dibibir kepundan yang menganga kemudian merayap turun menjejakkan kaki telanjang pada magma beku untuk mengukir nama kemudian mengabadikannya, barangkali hanya bisa dilakukan di Bromo tidak ditempat lain.
Gunung Bromo berada dikawasan pelestarian alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan merupakan Taman Nasional paling spektakuler dan paling mudah dikunjungi diantara Taman Nasional lainnya yang ada di Indonesia yang terletak antara 1.000 – 3.676 meter diatas permukaan air laut. Wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terletak pada rangkaian pegunungan berapi yang merupakan salah satu dari rangkaian besar pegunungan yang terbentang sepanjang Pulau Jawa. Dibagian utara pegunungan Tengger terdapat kaldera Tengger yang sangat indah dan menarik, garis tengahnya mencapai 8-10 kilometer, sedang dindingnya yang terjal tingginya antara 200–700 meter.

Dasar Kaldera Tengger berupa laut pasir seluas 5.290 ha, terdapat Gunung Bromo (2.392 m), Gunung Batok (2.470 m), Gunung Kursi (3.392 m), Gunung Watangan (2.601 m), dan Gunung Widodaren (2.600 m). Gunung Bromo merupakan gunung yang masih aktif yang pada waktu tertentu mengeluarkan asap. Disamping untuk tujuan pariwisata, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berfungsi pula untuk : Penelitian, Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Pendidikan, Konservasi dan Pembinaan Cinta Alam.

Seperti pada umumnya Taman Nasional lainnya di Indonesia, pengelolaan Taman Nasional ini dilaksanakan oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang kantornya berada di Malang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Perlindungan Hutan dan Pelestarian alam, Departemen Kehutanan.
Gunung Bromo ini juga terletak di tiga kabupaten, yaitu kapbupaten Probolinggo, Pasuruan dan Malang yang ketiga kabupaten itu masih dalam satu propinsi Jawa Timur.
Menurut Schmidt and Ferguson type iklim di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tergolong type C dan D. Sedangkan musim hujan berlangsung pada bulan Oktober sampai Maret. Suhu rata-rata berkisar antara 7-18 derajat celcius. Type vegetasi hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah type Hutan Hujan Pegunungan yang terdiri dari Hutan Tinggi, Hutan Alfin, Hutan Cemara, Padang Rumput dan vegetasi Kaldera. Tumbuhan yang banyak dijumpai adalah Cemara (Casuarina junghuhniana), Akasia (accaccia decurens), Mentigi (Vacinium varingaefolium), Adas (Anethum graveolens), Senduro atau bagi masyarakat Tengger disebut bunga Tanalayu dan juga sering disebut sebagai bunga Edelwise (Anaphalis javanica), dan berbagai jenis anggrek alam di daerah Semeru selatan
Pintu gerbang utama menuju ke Laut Pasir dan Gunung Bromo melalui Cemorolawang. Kawasan ini merupakan daerah wisata yang paling ramai terutama pada hari libur. Beberapa aktivitas dapat dilakukan di daerah ini antara lain : berkemah, menikmati pemandangan alam, berkuda menuju Lautan Pasir atau berjalan kaki. Untuk mencapai puncak Gunung Bromo dapat menaiki tangga yang telah disediakan. Kawah Gunung Bromo merupakan kawah yang menganga lebar
Pemandangan matahari terbit di Gunung Bromo sangat indah dan menjadi daya tarik tersendiri dan untuk menikmatinya kita dapat berangkat dari Cemorolawang pada jam 04.00 WIB.
Untuk mencapai daerah Cemorolawang digunakan rute: Probolinggo – Tongas / Ketapang – Sukapura – Ngadisari kurang lebih berjarak 42 kilometer dengan menggunakan kendaraan pribadi atau umum sampai Ngadisari. Sedangkan dari Ngadisari – Cemorolawang kurang lebih 3 kilometer dapat berjalan kaki atau memakai kendaraan Jeep.